Pengertian Pisces , Ciri, Struktur, Klasifikasi dan Contoh

pengertian-pisces

Pengertian ikan (fish)

pengertian-pisces

Ikan adalah hewan yang hidup atau hidup di air. Mereka dapat menghirup air karena memiliki insang. Ikan juga dapat ditemukan di air tawar (danau atau sungai) atau air asin (laut atau samudra). Pisces adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm) yang artinya suhu tubuhnya berbeda-beda tergantung suhu air tempat tinggalnya.

Ikan ini adalah kelompok vertebrata terbesar dan paling beragam, dengan jumlah spesies yang mencakup lebih dari 27.000 spesies tersebar di seluruh dunia. Struktur tubuh ikan ini terutama dibentuk oleh adanya kerangka. Tulang yang menyusun tubuh adalah tulang rawan, serta tulang asli. Insang dan ekor yang mereka miliki dapat membantu mereka bergerak cepat di dalam air.

Sifat ikan (fish)

Ikan ini merupakan hewan vertebrata (vertebrata). Hampir semua spesies ikan memiliki beberapa karakteristik yang sama. Jika ada yang lebih spesifik, itu semua tergantung dari jenis atau jenis ikannya. Ciri-ciri umumnya meliputi:

  • memiliki sirip yang dapat digerakkan (sirip punggung, perut, dada, anal dan ekor)
  • Bisa berkembang biak dengan bertelur
  • memiliki endoskeleton
  • Bernapaslah melalui insang
  • memiliki sisik yang licin atau berlendir
  • Merupakan hewan poikiloterm (berdarah dingin)
  • Aliran darahnya ditutup begitu saja

Struktur tubuh ikan (fish)

Struktur tubuh ikan umumnya yaitu bagian kepala yang berisi otak sekaligus organ sensorik dengan 10 saraf kranial yang memiliki garis lateral yang berguna untuk merasakan tekanan air, batang dengan dinding otot yang mengelilingi rongga internal organ, serta otot. ekor pasca-anal. Ikan merupakan hewan yang membutuhkan banyak reflek bergerak untuk menghindari serangan musuh dan juga menangkap mangsanya. Selain itu ikan ini juga harus memiliki keseimbangan yang baik. Oleh karena itu, otak kecil berkembang lebih cepat pada ikan karena otak kecil ini merupakan pusat keseimbangan dalam pergerakannya.

Ikan ini juga umumnya memiliki kulit yang sangat berguna untuk menutupi tubuh dan juga mengeluarkan kelenjar berlendir yang berguna untuk mengurangi gesekan tubuh ikan dengan air. Hampir semua jenis ikan memiliki sisik, yang berhubungan dengan sekresi selaput lendir, kelenjar membentuk lapisan yang hampir kedap air. Air.

Sistem pernafasan ikan ini menggunakan insang berupa daun tipis, berwarna merah muda dan selalu lembab. Masing-masing insang ini terdiri dari satu lengkung insang bertulang, satu rangkaian punggung insang dan 2 baris filamen insang lunak. Setiap filamen insang memiliki atau memiliki banyak pembuluh darah, dan filamen insang juga memiliki ruang permukaan yang cukup besar untuk pertukaran gas. Bagian terluar dari insang bersentuhan langsung dengan air dan di dalamnya juga bersentuhan langsung dengan kapiler “darah”.

Tentunya, struktur tubuh ikan meliputi:

  • Kulit
  • mulut
  • Ada hidung yang cekung
  • Ada rongga mulut
  • Mata tidak memiliki kelopak mata
  • insang
  • Memiliki jantung yang terdiri dari 2 ruang atrium atau ventrikel
  • Memiliki ekor

Klasifikasi ikan (fish)

Ikan juga dibagi menjadi tiga kelas, yaitu Chondrichthyes (ikan bertulang rawan), Agatha (ikan bertulang rawan) dan Osteichthyes (ikan bertulang sejati). Penjelasannya dijelaskan sebagai berikut

Agnatha (Cyclostomata)

Istilah dari kata Agnatha berasal dari bahasa Yunani yang artinya tidak, dan Gnathus yang artinya rahang. Agnatha ini terjadi di Amerika Utara dan Eropa. Sebagian besar agnatha ini berada di dasar laut atau air tawar dengan cara memakan bangkai atau parasit yang terdapat pada ikan lain.

Bentuk tubuh Agnatha ini berbentuk silinder, memanjang dan berukuran antara 76 hingga 90 cm. Agnatha ini tidak memiliki rahang, namun Agnatha ini memiliki mulut yang dapat melingkar dan juga dapat digosok, memiliki lidah dan gigi yang terbuat dari bahan tanduk, tidak memiliki sirip yang berpasangan, tidak bersisik serta memiliki tubuh yang lembut dan berlendir.

Contoh dari Agnatha

  • Belut laut atau lamprey (Petromyzon marinus),
  • River lamprey (Lampetra fluviatilis) juga
  • Myxine sp. (Hagfish)

Chondrichthyes

  • Chondrichthyes artinya chondros dalam bahasa Yunani dan Ichthyes yang artinya ikan.
  • Chondrichthyes memiliki bentuk tubuh yang ditutupi oleh sisik plak kasar yang mengandung dentin (mesodermal) dan dilapisi dengan enamel gigi (ektodermal).

Otot-otot tubuh memiliki segmen (miotom). Kerangka (endoskeleton) terdiri dari adanya tulang rawan Chondrichthyes. Ia juga memiliki 2 pasang sirip dilengkapi dengan sirip ekor yang umumnya heterosercal (lobus punggung lebih besar). Mulutnya ada di bagian bawah (perut) serta di lidah dan rahang.

Rahang ditutupi oleh gigi di saluran pencernaan Chondrichthyes, dimulai dari mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus, rektum, dan kloaka. Tangki septik ini merupakan saluran keluar dari sistem pencernaan. Pada sistem ekskresi dan reproduksi, lubang hidung yang berpasangan dan juga memiliki fungsi untuk indera penciuman. Alat kelamin terpisah dan pembuahan terjadi secara eksternal atau internal. Chondrichthyes ini juga memiliki sifat ovipar atau ovovivipar.

Contoh dari Chondrichthyes

  • Hiu (Squalus sp),
  • sinar listrik (torpedo marmorata),
  • Ikan pari (Makararaja sp),
  • Sinar jenis (Taeniura lymma) dan juga
  • Chimaera sp

Osteichthyes

Osteichthyes berasal dari bahasa yunani timur yang juga berarti tulang, kemudian ichthys yang berarti ikan. Osteichthyes omo hidup di air laut, air tawar dan juga rawa. Osteichthyes ini memiliki ukuran tubuh yang berbeda dari 1 cm hingga 6 m. Osteichthyes ini adalah ikan dengan tulang asli dan endoskeleton yang mengandung matriks kalsium fosfat yang sangat keras. Kulitnya tertutup sisik jenis ganoid, sikloid, dan / atau stenoid, tetapi ada juga yang tidak bersisik. Otot-otot tubuh tersegmentasi, mulut tertutup gigi, begitu pula Idah.

Osteichthyes ini bernafas dengan insang yang ditutup tutupnya (tutup insang). Osteichthyes ini memiliki kantung renang yang berfungsi untuk dapat atau mampu mendukung pernapasan dan juga sebagai bantuan dalam hidrostatik, yang dapat menyesuaikan berat badannya dengan kedalaman air. Darah yang berwarna pucat dengan sel darah merah berinti dan leukosit. Osteichthyes ini memiliki limpa yang berwarna merah. Osteichthyes ini memiliki sistem pencernaan yang lengkap, dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, tenggorokan, usus, dan anus. Itu dipisahkan oleh katup antara lambung dan usus.

Contoh dari Osteichthyes

  • Lele (Ameiurus melas)
  • Belut (Anguilla sp.)
  • Baderfisch (Perca sp.)
  • Kuda laut (Hippocampus sp.)
  • Salmon (Oncorhynchus sp.)
  • Sarden (Sardinops caerulea)
  • Lungfish (Noeceratodus sp.)
  • Tuna (Scomber scombrus)
  • Ikan terbang (Cypselurus sp.)
  • Ikan mas (Carassius auratus)
  • Silverfish (Cymatogaster aggregatus)
  • Bandeng
  • Gurami

Demikian penjelasan untuk pengertian ikan, ciri, struktur, klasifikasi, dan contoh. Semoga apa yang dijelaskan semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Sumber :