Tips Budidaya Ubi Jalar Agar Hasil Memuaskan

Tips Budidaya Ubi Jalar Agar Hasil Memuaskan

Cara menanam ubi jalar

Tips Budidaya Ubi Jalar Agar Hasil Memuaskan

ubi

Ubi jalar atau sweet potato dalam bahasa Inggris adalah spesies tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang berupa umbi-umbian dengan kandungan zat gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar merupakan makanan pokok yang penting. Di Asia, daun muda ubi jalar diolah menjadi sayuran dan juga umbinya. Ada juga ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Ubi Jalar Merah
Ubi Jalar Merah

Berdasarkan penelitian dari Institut Pertanian Bogor, ubi merah Papua mengandung senyawa beta-karoten yang dapat mengurangi infeksi HIV/AIDS. Oleh karena itu disarankan untuk menjadi makanan pokok penderita HIV/AIDS bersama dengan bahan lainnya. Dibandingkan dengan makanan pokok lainnya, ubi jalar biasa mengandung senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, mencapai 14187 IU per 100 gram sajian, atau memenuhi 89% kebutuhan harian. Beta karoten merupakan salah satu senyawa penyusun vitamin A.

Baca Juga: 8 Cara Menanam Terong Ungu di Polybag Agar Berbuah Penuh

Cara Budidaya Ubi Jalar Lengkap
Cara menanam ubi jalar

Ubi jalar dapat ditanam melalui stolon/sulur. Cara menanamnya cukup mudah, cukup cangkul lahan yang ingin ditanami agar stolon/ubi jalar merambat dengan mudah dimasukkan ke dalam tanah. perawatannya cukup mudah.

Ubi jalar tumbuh dengan baik saat lahan terkena sinar matahari langsung, merawat gulma agar tidak terjadi persaingan nutrisi di sekitar tanaman. Pemberian UREA atau pupuk organik meningkatkan hasil panen yang lebih baik. Pemanenan ubi jalar dilakukan dengan cara mencangkul di sekitar tanaman untuk memudahkan ubi jalar rusak jika terkena cangkul atau alat pertanian.
tanah yg dikerjakan

Pada tahap awal budidaya ubi jalar, kita perlu mengolah lahan yang akan digunakan untuk lahan tanam, karena faktor tanah memegang peranan penting dalam setiap pertumbuhan tanaman. Pengolahan tanah untuk budidaya ubi jalar sama dengan pengolahan tanah untuk tanaman lain, tujuannya agar tanah gembur, bebas hama dan subur.

Baca Juga : 12 Cara Budidaya Jambu Biji Madu Merah Dengan Mudah dan Aman

Langkah pertama adalah memecah dan menggemburkan tanah agar sirkulasi air dan udara baik dan merata. Air dan udara sangat dibutuhkan oleh tanaman, termasuk ubi jalar. Di tanah yang gembur, bibit mudah bertunas, akar mudah tumbuh dan menembus tanah, dan umbi tumbuh tanpa masalah. Langkah kedua adalah membunuh rumput dan gulma dan mengusir hama yang telah menetap di tanah. Saat mengolah tanah, rumput dan gulma harus dibersihkan dan dibersihkan
terkubur di dalam tanah.
Hama harus ditangkap dan dibasmi

Rumput dan gulma dan hama yang terkubur dan membusuk di tanah berubah menjadi humus.
Langkah ketiga, pengolahan tanah sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemupukan awal, yaitu dengan mencampurkan pupuk kandang atau kompos dengan pasir. Tanah yang cocok untuk tanaman ubi jalar adalah tanah yang bercampur pasir. Pasir dicampur dengan kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2:2.
Menanam ubi jalar bisa dilakukan di lahan kering atau di sawah. Karena kedua jenis tanah tersebut berbeda, maka cara pengolahannya juga berbeda.

ladang ubi jalar

Baca Juga: Teknik Menanam Pepaya Merah Delima dan Ciri-cirinya yang “Mudah”
Cara mengolah dataran tinggi

Untuk mengolah lahan kering, tanah dicacah dan dicampur dengan pupuk dan pasir, kemudian dibentuk barisan berupa bedengan dengan lebar 50 cm dan panjang sesuai dengan lahan yang ada dan tinggi 40 cm dari dasar parit. Kemudian dibuat parit diantara bedengan dengan lebar 30 cm, panjang sama dengan panjang bedengan dan tinggi 40 cm.

Setelah bedengan terbentuk, biarkan bedengan antara 1 dan 3 hari untuk memungkinkan tanah terkena sinar matahari, angin dan embun untuk membantu tanah menjadi lebih kasar dan sedikit melunak. Setelah itu, lahan ditanami.

Sumber :